Partai Demokrat Pertanyakan Komitmen Eki

April 19, 2017

BANDARLAMPUNG, - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Lampung mempertanyakan komitmen mantan ketua DPC Bintang Mercy Lampung Selatan, Eki Setyanto yang kini telah berlabuh ke NasDem terkait adanya dugaan akan mengambil alih kantor partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono di kabupaten Khagom Mufakat.

“Kalo sekarang Eki mau mengambil kembali kantor tersebut, tentu perlu dipertanyakan komitmennya. Sebagai tokoh dan politisi, tentu beliau paham makna sebuah komitmen. Jadi, penyerahan lahan kepada partai itu karena komitmen Eki sebagai Ketua DPC dan dibangun kantor secara gotong royong oleh kader,” kata sekretaris DPD Demokrat Lampung, Fajrun Najah Ahmad, Rabu, (19/4).

Semestinya, persoalan kantor DPC PD Lamsel itu tidak perlu dilibatkan kembali mengingat komitmen yang ada. Pasalnya, sebelum seorang kader mencalonkan diri sebagai Ketua DPC di seluruh jajaran PD Lampung,terdapat beberapa kesepakatan yang perlu ditegaskan, seperti menyiapkan sarana kantor  untuk partai di wilayahnya setelah terpilih menjadi Ketua DPC PD.

“ Nah, hal itu pula yang disepakati Mas Eki Setyanto saat mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PD Lamsel melalui Muscab di Tabek Indah, tahun 2011 lalu,” tegasnya.

Dalam muscab itu, akhirnya Eki terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPC PD Lamsel menggantikan Siti Farida. Dalam perjalanannya, Eki mewujudkan komitmen dan janjinya dengan menyiapkan sebidang lahan di kawasan Way Urang, Kalianda, untuk dibangun kantor diatasnya.

“Saat itu Eki menyerahkan akta jual beli lahan tersebut kepada DPD PD Lampung dengan alasan sertipikat masih dalam proses,”ucapnya.

Kemudian, DPC PD Lamsel membentuk panitia pembangunannya, yang diketuai Ali Nuhdin, saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Lamsel.

“Dengan gotong royong kader PD Lamsel terbangunlah kantor DPC di lahan yang diserahkan Eki untuk didirikan kantor partai sebagai wujud komitmennya saat mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PD Lamsel. Itu runtutan dibangunnya kantor DPC PD Lamsel tersebut,” ungkapnya.

Ia berharap, Eki dapat duduk bersama dengan anggota partai Demokrat untuk segera menselesaikan permasalahan ini untuk nama baik dan kredibilitas Eki di mata partainya yang baru.

“Ini bukan soal siapa pegang sertifikat atau berhak secara hukum, tetapi komitmen dan moralitas ketokohan Eki yang dipertaruhkan,”pungkasnya. (TM).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »