AWPI Lampung Minta Polisi Tangkap Aktor Intelektual Pengrusakan Rumah dan Mobil Ahmad Khattab

July 23, 2017

Ketua DPD AWPI Lampung Hengki Ahmad Zajuli memberikan keterangan pada media pasca pengrusakan rumah dan mobil Ketua AWPI Pringsewu, Hengki mengutuk kejadian tersebut

BANDARLAMPUNG - Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Lampung meminta aparat kepolisian untuk menangkap aktor intelektuan pengerusakan rumah ketua DPC AWPI Pringsewu yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis (20/7).

"Kami mengutuk keras atas kejadian kasus pengerusakan rumah salah satu ketua DPC AWPI Pringsewu merupakan sebagai bentuk krimanilisasi, intimidasi, kekerasan terhadap wartawan, apalagi Beliau (korban) selaku pimpinan redaksi salah satu surat kabar mingguan pringsewu," kata Hengki Ahmad Zajuli ketua DPD AWPI Lampung, Minggu (23/7/2017).

Pihaknya meminta seluruh organisasi wartawan di Lampung, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan wartawan indonesia (PWI) untuk merapatkan barisan guna mensikapi aksi kriminalisasi yang dialami wartawan saat sedang bertugas di lapangan.

"Kita itu dilindungi oleh UU pers, oleh karena itu, Mari menegakan kemerdekaan pers, baik AJI PWI maupun PWRI untuk rapatkan barisan guna mengantisipasi kejadian seperti ini agar tidak terulang lagi," tegasnya.

Selain itu, pihaknya berjanji akan mengawal permasalahan ini sampai selesai agar tidak terulang lagi kepada insan pers.

"Kami apresiasi aparat penegak hukum yang telah mengusut dan menangkap beberapa oknum dugaan pelaku pengerusakan. Kami serahkan sepenuhnya kepada Polri, khususnya Polda lampung untuk mengusut tuntas permasalahan ini agar kejadian ini tidak terulang lagi terhadap insan pers," ucapnya.

Selain itu, ia meminta agar aparat kepolisian dapat menghargai nota kesepahaman dengan insan pers, jika terjadi permasalahan terhadap suatu pemberitaan.

Pasalnya, selama ini ia menilai  begitu mudahnya wartawan memberitakan suatu permasalahan, kemudian, tiba-tiba dipanggil bahkan dijadikan tersangka oleh aparat kepolisian.

"Saya Berharap dengan Satuan Polri dan jurnalist/wartawan untuk saling berkoordinasi guna menghargai nota kesepahaman agar jurnalis bisa tenang dalam memberitakan dan bertugas," ucapya.

Ia berharap, aparat hukum dapat menangkap aktor intelektual di balik pengerusakan kediaman ketua DPC AWPI Pringsewu Ahmad Khattab.

"Jangan minta maaf, terus selesai. Harus tangkap, minta maaf dan adili karena kita bekerja salah satu pillar ke empat demokrasi," ucapnya (zal)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »