Ini Pesan Warga Bandar Mataram untuk Arinal jika menjadi Gubernur

July 20, 2017
Arinal Dunaidi beralaman dengan warga
Lampung Tengah- Puluhan tahun terisolir dari dunia luar, membuat ribuan warga Kampung Karya Makmur SP 1 Kecamatan Bandar Mataram,Kabupaten Lampung Tengah cukup menderita. Salah satu keluhan warga setempat yakni ketergantungan akan listrik .

Andri (21),warga setempat mengatakan, untuk pemenuhan kebutuhan akan listrik, warga di kampungnya hanya mengandalkan genset. Pemakaian listrik dengan genset ini itupun hanya di malam hari.

"Rasanya mau seperti kampung-kampung lainnya yang bebas menikmati listrik," ungkap Andri kepada tim media, Kamis (20/07/2017).

Andri mengakui, penggunaan genset oleh ribuan warga di kampungnya ini bukannya tanpa kendala. Mayoritas yang mendiami Kampung Karya Makmur adalah buruh tebang PT Gunung Madu Plantation (GMP). Sejumlah warga ada juga yang ingin beraktifitas seperti menjalankan usaha wiraswasta.

Masalahnya, kata dia, untuk menjalankan usaha di siang hari sangat membutuhkan pasokan listrik." Sekarang gimana mau pake listrik kalau hanya bisa digunakan di malam hari," keluh Andri.

Program listrik masuk kampung Karya Makmur SO 1 sebenarnya sudah dilakukan sejak lama dan ada yang mengkoordinir. Sayangnya sampai saat i ni uang berkisar 1 jutaan yang disetorkan setiap kepala keluarga tidak jelas. Uang hilang, listrik pun tak datang.

"Sudah lama mas kita setor duit, nyatanya sampai sekarang ga masuk tuh listrik," imbuhnya.
Andri pun berharap ada campur tangan pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut. Dan juga kepada pihak-pihak yang sudah terlanjur mengambil uang mereka bisa ditindakkanjuti.
"Segera wujudkanlah, kita tidak ingin juga timbul persoalan ke depannya. Ini juga musim nya dekat pemilihan gubernur Lampung, mungkin para calon gubernur(Arinal Djunaidi) bisa mendengar keluhan kami seperti pak Arinal," harapnya.



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »