Komisi I DPRD Lampung Tengah akan Menyelesaikan Polemik Lahan di BS3

July 24, 2017


Lampung Tengah- Menyikapi adanya pengaduan dari masyarakat Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nyunyai terkait tuntutan masyarakat yang memegang kartu kuning hak tanah yang berada di BS3 yang belum diganti rugi pihak perusahaan, Komisi I DPRD Lamteng akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengklarivikasi persoalan tersebut.

"Kita (Komisi I-) secepatnya akan panggil pihak BPN, Dinas Pertanahan Lamteng dan pihak perusahaan untuk duduk satu meja ‎membahas hal ini. Kita akan tanyakan tuntutan masyarakat Gunung Batin kepada mereka,"ujar Ketua Komisi I DPRD Lamteng Hi. Ruslianto kepada awak media digedung dewan setempat, usai menerima pengaduan dari masyarakat Gunung Batin, Senin (24/7).

Ruslianto menjelaskan, bahwa tuntutan masyarakat kepada pihak perusahaan adalah mereka ingin menanyakan batas dari pada BS3. Yang kedua mereka mau menayakan hak mereka yang memegang kartu kuning hak tanah yang berada di BS3 yang artinya belum diganti rugi.

"Dan yang ketiga masyarakat ingin menanyakan kelebihan daripada jumlah HGU 3.543. Kalau keterangan dari masyarakat 5.000 kurang lebih, nah itu yang jadi permasalahan masyarakat yang ada di Gunung Batin,"katanya.

Wakil rakyat yang duduk dikursi DPRD Lamteng ini menjelaskan, bahwa masalah BS3 ke Gunung Madu dan Gunung Madu ke BS3 masyarakat tidak tahu. "Sekarang ini kata masyarakat ada pengakuan bahwa pihak perusahaan Gunung Madu telah melepaskan BS3 kembali kepada BS3.  Jadi bukan hak daripada Gunung Madu lagi. Ini yang kami terima dari pengaduan masyarakat tadi."ungkap politisi PDIP Lamteng ini.(Rendra)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »