Atasi Kemiskinan Tanggamus, Sam-Ni akan Ciptakan Mesin Uang Sendiri


Tanggamus-Pasangan calon Nomor Urut 2 H. Samsul Hadi - Nuzul Irsan Sam-Ni akan menciptakan mesin pencetak uang sendiri untuk seluruh masyarakat Tanggamus. 

Walaupun terdengar agak aneh, namun terang saja pernyataan tersebut disambut riuh tepuk tangan para penonton yang hadir pada acara Debat Kandidat yang dilaksanakan KPU Tanggamus di Islamic Center Kotaagung, Rabu (9/5/2018) kemarin.

Saat moderator Juwendra Ardiansyah dalam salah satu segmen acara tersebut melayangkan pertanyaan, tingkat kemiskinan Tanggamus lebih tinggi dari tingkat kemiskinan Lampung yang hanya 13 persen, bahkan tingkat kemiskinan nasional yang hanya 10 persen.

"Artinya, Tanggamus termasuk tingkat kemiskinanya yang paling tinggi. Hal itu disebabkan karena tingkat kemampuan masyarakat masih rendah. Maka apa yang akan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sehingga tingkat kemiskinan Tanggamus turun drastis?," tanya Juwendra kepada Paslon nomor urut 2.

Dan hanya dalam waktu 2 menit yang diberikan panitia untuk menjawab dan memaparkan penjelasanya. Lalu H.Samsul Hadi menjawab dengan tegas, kemiskinan disebabkan karena rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu maka langkah pertama yang akan dilakukan adalah peningkatan SDM.

"Kita punya program kedepan setiap rumah penduduk di Kabupaten Tanggamus dia harus ada mesin pencetak uang sendiri," ungkap Samsul yang disambut dengan tepuk riuhnya para pendukung yang hadir saat itu.

Lalu Samsul Hadi menjelaskan, artinya masyarakat harus memperdayakan diri, sedangkan pemerintah wajib hukumnya untuk tidak membiarkan rakyatnya miskin dengan cara mencari solusinya.
"Tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Lalu peningkatan SDM itu digunakan untuk mengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di wilayah Kabupaten Tanggamus," terangnya.

Lebih lanjut Samsul Hadi mengatakan, masyarakat Tanggamus mempunyai potensi yang luar biasa, contoh kecil saja, kata Samsul, kebun kelapa banyak tetapi sabut dan lidinya masih terbuang percumah. Padahal dengan dua item tersebut pemerintah bisa mengoptimalkan penghasilan masyarakat.
"Maka tekad saya dalam rangka mempercepat mengurangi kemiskinan di Tanggamus ini, yang pertama dengan meningkatkan SDM. Kita buka lapangan pekerjaan dengan mempermudah Investor-investor masuk di Tanggamus, dan tidak perlu harus bayar Ini bayar itu, hal itu dilakukan dalam rangka membuka lapangan kerja yang baru di Kabupaten Tanggamus ini. Lalu yang kedua optimalisasi, yaitu dengan cara mengoptimalkan potensi yang ada, contohnya Pariwisata kita luar biasa. Semua yang ada di Tanggamus ini luar biasa tapi sayangnya terlihat masih biasa-biasa saja. Untuk itu kuncinya peningkatan SDM dan Optimalisasi," tegas Samsul Hadi. (Agus).

Post a Comment

0 Comments