Barang 'Terlarang' Milik Warga Binaan Lapas Gunungsugih Dimusnahkan



Kepala Lapas Gunung Suguh dan pihak terkait saat memlakukan pemakaran barang para warga binaan secara simbolis. foto Turki/pikiran lampung
Lamteng-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng) musnahkan ratusan barang sitaan Handphone (HP), kabel, pisau, garpu, dan alat lainnya yang berhasil disita dari para narapidana (warga binaan) dan pengunjung yang masih membandel menyelundupkan barang yang dilarang dalam Lapas.


Kalapas Kelas III Gunungsugih Lamteng Syarpani mengatakan, penyitaan berupa hp dan barang lainya diatas, merupakan hasil dari penggeledahan rutin yang dilakukan anggota lapas. Keada para napi dan pengunjung yang berusaha menelundupkan barang yang dilarang didalam lapas tersebut. 

"Saya pimpin sendiri, selama lima bulan, yang kemudian kita lakukan pemusnahan dengan cara di bakar," ucap Syarpani, dalam perayaan syukuran HUT ke-54 Lapas Kelas III Gunungsugih, Lamteng, Rabu (2/5/2018).
Syarpani mengungkapkan, bahwa dihari perayaan hut Ke-54 Lapas Kelas III Gunungsugih ini, diharapkan bisa menjadi momen pembelajaran bagi kita semua. 

"Saya berharap masyarakat sadar, akan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan hukum, dan tidak lagi menyelundupkan hp dalam lapas," ucapnya. 

Dalam perayaan hut lembaga pemasarakatan ke-54 ini, kita jadikan hari menjadi menit. Dengan mengadakan sukuran. Semoga di usia yang ke sikian ini, Lapas Gunungsugih bisa lebih meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.


Di era teknologi sekarang ini, para napai tidak lagi harus bertanya kapan akan keluar, karena sudah ada data tinggal sidik jari, akan muncul kapan mendalat remisi dan kapan keluar (bebas). 

Selain itu juga, kita sudah ada fasilitas wartel, yang bisa di gunakan untuk komunikasi, yang kemarin di bantu dari pihak bank bri, sehingga barang terlarang seperti hp dalam lapas bisa di hindari.

Kita juga mengucapkan terimakasih kepada pak Alan sebagai pemilik tanah yang telah menghibahkan tanahnya kepada Lapas Gunungsugih. Yang kemungkinan nannti akan di bangun fasilitas gedung sebagai layanan informasi. 


"Alhamdulilah, Lapas Kelas III Gunungsugih, Lamteng telah mendapat hibah tanah dari pak Alan dengan luas tanah 15x150 meter persegi, yang nantinya akan di jadikan sebagai gedung pelayanan informasi dan layanan tunggu,"

Sudah seharusnya program nawacita Presiden Jokowi bisa berjalan dengan baik.  "Sebagai pelayan masyarakat sudah seharusnya ada di tengah tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan. Bukan saatnya kita di cari tapi kita yang menjemput dan memberikan pelayanan," pungkasnya.(dra)

Post a Comment

0 Comments