Loyalis Herman HN CS Rencanakan Black Campaign di Seluruh Lampung




BANDARLAMPUNG -  Senin (7/5) Polres Lampung Timur menangkap tangan mantan ketua LMND Isnan Subkhi, bersama kedua rekannya Riandes Priantara dan Framdika Firmanda.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro bahwa tiga orang yang diduga melakukan black campaign.

"Ya benar,  kami mengamankan ketiganya saat ini masih dalam proses pemeriksaan, " kata dia,  melalui sambungan telepon,  Senin (7/5).

Lalu, bagaimana sesungguhnya Gerakan mereka ini bisa secara serentak terjadi dibeberapa kabupaten kalau bukan dilakukan secara sistematis  dan massif. Berikut bocoran rencana aksi dan pembagian kerja tim penyebar kampanye hitam beserta tokoh tokoh yang terlibat.

I. Aktor Selebaran Gelap yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Prihatin Gubernur, adalah Rahmad Husein DC, Joni Fadli, Resmen Kadafi dan Aryanto. Diketahui publik, orang orang ini adalah Loyalis Paslon Gubernur Lampung nomor urut 2 Herman HN. 


Sebelum melaksanakan aksinya, mereka bertemu disalah satu Kafe di Bandarlampung.
Ada 3 Rencana Aksi yang akan mereka lakukan.


1. TERKAIT LAPORAN LEMBAGA SURVEI KE KPU & BAWASLU LAMPUNG. PENANGGUNG JAWAB AKSI INI ADALAH RAHMAD HUSEIN & ARYANTO.


2. PEMBUAT SELEBARAN GELAP YANG MENYUDUTKAN PASLON GUBERNUR LAMPUNG NOMOR URUT 1 M.RIDHO FICARDO ADALAH JONI FADLI.


3. PENANGGUNG JAWAB WILAYAH SEBARAN KAMPANYE HITAM SEBAGAI BERIKUT:
A. AHMAD MUSLIMIN YANG MERUPAKAN KETUA PARTAI RAKYAT DEMOKRAT LAMPUNG INI BERTANGGUNG JAWAB DI LAMTENG, LAMBAR DAN PESISIR BARAT. MELIBATKAN WARGA DAN BURUH PERKEBUNAN SAWIT.


B. ISNAN SUBKHI, BERTANGGUNG JAWAB PADA WILAYAH METRO DAN LAMTIM MELIBATKAN MAHASISWA DAN AKTIVIS PETANI.


C. RAHMAT  HUSEIN, BERTANGGUNG JAWAB DI BANDAR LAMPUNG MELIBATKAN ORMAS LMND DENGAN SEBARAN KAMPUS, WILAYAH INDUSTRI DAN PERKAMPUNGAN PADAT.


D. ARFAN, BERTANGGUNG JAWAB DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA.
Selebaran yang dibuat menghabiskan sekira Rp.100 juta disebuah percetakan bilangan Teluk Betung. 

Untuk pembiayaan  distribusi selebaran menghabiskan Rp. 5juta per kabupaten. Ditambah Biaya Operasional untuk mengadukan Lembaga Survei yang mereka anggap menyalahi prosedur seperti charta Politika dan SMRC.


Adanya Black campaign tersebut publik berharap agar Polri melalui cyber crime bisa mendeteksi pergerakan mereka melalui ponsel masing-masing, pasalnya dikhawtirkan tidak ada efek jera meski isnan telah tertangkap tetap akan melakukan perbuatan serupa.


Joni Fadli                              081276148100
Rahmat Husen                  0811796133
Resmen Kadafi                  081369695111
Ahmad Muslimin              085840446777

Post a Comment

0 Comments