Mantap!!..Nilai Tukar Petani Lampung Terus Meningkat

Gubernur Lampung (non aktif) M. Ridho Ficardo saat berdialog dengan petani beberapa waktu lalu. foto ist 
Bandarlampung- Dari data yang ada, dalam kurun waktu tiga tahun ini, kesejahteraan petani di Provinsi Lampung terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari Nilai tukar petani (NTP) Provinsi Lampung pada April 2018 secara gabungan naik sebesar 0,13 persen.

"NTP Lampung naik akibat kenaikan sejumlah komoditas," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, kemarin.

Ia menyebutkan, pada April 2018, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, antara lain pada komoditas subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, peternakan, dan subsektor perikanan budi daya seperti pada komoditas ketela pohon/ubi kayu, beberapa jenis sayuran dan buah, unggas, dan beberapa jenis ikan budi daya.

Sementara lanjutnya, subsektor perkebunan dan perikanan tangkap mengalami penurunan harga antara lain pada komoditas kopi, karet, dan beberapa jenis ikan tangkap.

Yeane menjelaskan, secara rinci kenaikan atau penurunan NTP April 2018, subsektor pertanian tanaman pangan naik 0,58 persen, subsektor tanaman hortikultura naik sebesar 1,18 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 0,86 persen, subsektor peternakan naik sebesar 0,06 persen, subsektor perikanan tangkap turun sebesar 0,38 persen, dan subsektor perikanan budi daya naik sebesar 0,67 persen.

NTP Provinsi Lampung, pada April 2018 untuk masing-masing subsektor tercatat subsektor padi dan palawija (NTP-P) (114,10), hortikultura (NTP-H) (95,11), tanaman perkebunan rakyat (NTP-Pr) (98,48), peternakan (NTP-Pt) (114,92), perikanan tangkap (111,97), dan perikanan budi daya (94,21). Sedangkan NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 105,83.

Yeane menjelaskan, dari 33 provinsi yang diamati perkembangan harganya pada April 2018, kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah dengan peningkatan sebesar 1,01 persen, sedangkan penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi Jambi yang turun sebesar 1,77 persen.(ant) 

Post a Comment

0 Comments