Merasa Ditelantarkan, Keluarga Pasien akan Melaporkan RSUD Sukadana ke Polres

May 10, 2018
Perwakilan LSM Berkaitan menyambangi kediaman I Nengah
Lampung Timur - Salah satu pasien yang  mengecek ulang kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana (RSUD S) Kabupaten Lampung Timur
meninggal dunia.

Diduga pasien tersebut ditelantarkan pihak rumah sakit, karena aejak awal menunggu di ruang tunggu hingga tengah hari tanpa penanganan.

Bermula saat Salbiyah (57) warga warga RT 01 RW 01 Desa Braja Asri Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur, tanggal 17 April 2018 lalu, sekitar pukul 11:30 WIB meninggal dunia di ruang tunggu, naasnya, pasien tersebut sudah menunggu sejak pagi sekira pukul 08:00 WIB.

Sementara pasien tersebut merupakan pasien yang hendak melakukan kontrol ulang atas jadwsl dan anjuran dr. Nanang Salman Saleh selaku Direktur RSUD Sukadana, sekaligus peanggung jawab pasien atas nama Salbiyah.

I Nengah Derta suami pasien didampingi LSM Bersama Kita Bisa (Berkitab) menuturkan,  Salbiyah mengidap stroke dan diabetes, vonis sakit tersebut juga dikeluarkan pihak RSUD Sukadana, terakhir pasien mengalami kesulitan membuang air kecil, karenanya, pada Minggu 8 April 2018 lali, Salbiyah kembali ditawat selama 5 hari di RSUD Sukadana, menggunakan program BPJS Kesehatan.

"Kamis tanggal 12 (April) nya, setelah almarhum (Salbiyah) dipasang catheter (selang), kami diperkenankan pulang oleh Dokter bedah Nanang Salman Saleh selaku penanggung jawab sekaligus sebagai Direktur RSUD Sukadana, dan diminta kontrol kembali pada Selasa 17 April 2018, pada rawat jalan poly bedah dan poly penyakit dalam, itulah akhir kejadian, kita datang dari jam 8, sampai siang istri saya meninggal tidak ada pelayanan," keluhnya, Jumat 11 Mei 2018.

Atas adanya dugaan tersebut, LSM Berkitab rencananya hari ini Jumat (11/05) akan melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Lampung Timur. (FR)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »