Kampus Darmajaya. Foto ist
Bandar Lampung – Kini, para orang tua yang ingin mencari guru privat untuk anaknya dapat dilakukan mudah. Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Romy Arwansyah berinisiatif merancang bangun aplikasi penyedia layanan guru privat berbasis Android.

“Aplikasi tersebut berguna untuk memudahkan orang tua dalam menentukan pilihan guru privat yang tepat, menjadi media pelayanan yang memudahkan guru privat dan murid bertemu, serta menjadi sebuah media informasi proses belajar mengajar yang baik,” ujar Romy, Senin (19/06).

Aplikasi ini telah diuji coba di Ganesha Operation Kedaton Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan Romy sebagai tugas Skripsi di Program Studi Teknik Informatika IIB Darmajaya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer ini mengatakan, Aplikasi ini bersifat mobile dan dapat diinstall pada smartphone merk apapun yang sudah berbasis android 4.4 (KitKat) atau yang terbaru. Sehingga memudahkan orang tua dalam mencari guru privat untuk anaknya yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Ia menjelaskan, halaman utama terdapat 5 menu yakni home, informasi, guru privat, contact, dan login. User perlu login akun untuk akses aplikasi dengan mengisi email dan password, atau mengisi form register bagi yang belum memiliki akun.

Pada menu home berisi informasi tentang adanya sistem belajar dan materi-materi yang baru. Menu informasi untuk mengetahui uraian materi pada media pembelajaran. Menu guru privat untuk menampilkan semua guru yang aktif dan terdaftar. Menu contact, menampilkan halaman yang berisi tentang kontak yang dapat dihubungi oleh pelanggan (user).

Menanggapi penelitian ini, Ketua Program Studi Teknik Informatika IIB Darmajaya, Yuni Arkhiansyah, M.Kom mengapresiasi para mahasiswa Darmajaya yang aktif dan kreatif melakukan penelitian.

Menurutnya, aplikasi penyedia layanan guru privat berbasis Android rancangan mahasiswa ini masih memiliki keterbatasan dan dapat lebih dikembangkan lagi serta disesuaikan dengan kebutuhan lembaga privat.

“Aplikasi ini dapat dikembangkan lagi, misalnya perlu menambahkan fasilitas chat agar lebih mudah untuk saling terhubung antara guru dan siswa maupun wali siswa. Serta penambahan fitur permainan belajar yang diharapkan mampu menambah kreatifitas murid,” sarannya.(*)