LAMPUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Badan Kepegawain dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menggelar Pelatihan Dasar Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengangkatan Dari Tenaga Honorer Angkatan I dan II Kabupaten Lampung Barat Tahun 2018 di Ruang Rapat Kagungan Pemkab Lambar,  Senin (16/07).
Selain Bupati Lambar Parosil Mabsus dan Sekretaris BPSDM Provinsi Lampung Adi Sriyono, turit hadir dalam pelatihan beberapa Kepala OPD, para Widyaiswara dan peserta Pelatihan.

Dalam laporannya Kepala Badan  Kepegawain dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lambar Drs. Ismet Inoni menyampaikan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan keahlian keterampilan dan sikap untuk mendapatkan tugas secara professional dengan di landasi kepribadian etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan dan perangkat persatuan dan kesatuan bangsa. Menetapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan pengayoman dan pemberdayaan masyarakat serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintah unum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik. �Sasaran dari kegiatan tersebut adalah terwujdunya PNS yang memiliki komptensi yang sesuai dengan persyaratan pengakatan untuk menjadi PNS�, ujarnya.

Selanjutnya untuk untuk pelaksanaan Pelatihan dasar CPNS ini dilaksanakan menjadi 2 angkatan dari masing-masing angkatan berjumlah 32 orang selama 7 hari dengan waktu 16-23 Juli 2018. Dengan rincian Guru sebayak 57 orang dan penyuluh pertanian 7 orang dilaksanakan di gedung Aeki, Pekon Hanakau.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Lambar Parosil Mabsus  menyampaikan, ASN merupakan aparatur negara memiliki arti yang strategis dan mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggara pemerintah dan pembangunan. disamping itu ASN juga sebagai kader dalam birokrasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan nantinya, dan memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik. untuk membentuk sosok ASN tersebut perlu dilaksanakan pendidikan dan pelatihan yang memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika ASN, disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintah negara,bidang tugas dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan peranannya sebagai pelayan masyarakat.

Saya berharap kepada peserta untuk mengikuti diklat ini dengan sungguh-sungguh, penuh konsentrasi dan bertanggung jawab, jaga kesehatan, karena pada akhir pembelajaran kegiatan pelatihan dasar calon ASn ini akan diadakan evaluasi terhadap peserta yang meliputi sikap dan perilaku 60% dan penguasaan materi 40%. dalam sikap perilaku diantaranya adalah sopan santun dan disiplin, oleh karenanya ketidakhadiran yang melebihi 5% dari jumlah jam pelajaran dinyatakan gugur.(Fb)