Lampung Utara (JL) --Pemerintah daerah Lampung Utara mengalami krisis kepemimpinan, ini disebabkan menghilang nya wakil bupati Lampung Utara sriwidodo dari tanggung jawab, pasca menjadi PLT bupati.
Hilang nya wakil bupati tentu menjadi bahan pembicaraan serta diskusi oleh masyarakat Lampung Utara khususnya kami kader-kader HMI sebagai sosial control.
in menjadi pertanyaan besar untuk kita semua apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.seyogyanya Ini tidak dilakukan oleh beliau sebagai figur di Lampung utara apabila hilangnya dengan motif kesengajaan.
Sudah dipastikan jika benar maka beliau tidak mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan kepada seluruh masyarakat Lampung Utara. 

tanggung jawab adalah nilai yang utama yang harus dijalankan oleh seorang pemimpin, namun kali ini faktanya berbeda, setelah menjabat sebagai PLT bupati selama 3 bulan dengan konflik yang sangat hebat terjadi di Lampung Utara, tidak mampu membawa Lampung Utara stabil, kini menghilang tanpa jejak.

Saya Exsadi (Ketum HMI Cabang Kotabumi) sangat menyayangkan sikap wakil bupati Lampung Utara, yang tidak dapat bertanggung jawab dengan posisi yang diamanahkan kepada beliau, untuk itu dari hasil diskusi kami pengurus HMI cabang Kotabumi meminta bapak wakil bupati untuk bersikap layaknya seorang ksatria, jika tidak mampu meneruskan dan menyelesaikan tanggung jawab nya sebagai pelayan rakyat, lebih bijak lagi bapak wakil bupati Sri Widodo mengundurkan diri dari jabatannya.
sebab selain memberikan contoh yang tidak benar tentu akan memicu konflik yang berkepanjangan, pasalnya jika gaji serta fasilitas masih digunakan, sedangkan kewajiban nya sebagai pelayan rakyat tidak dipenuhi tentu akan menuai konflik.
Menerima hak tanpa menunaikan kewajiban adalah dzolim, "Tegas Ketum HMI Cabang Kotabumi(Exsadi).
Seharusnya demi kestabilan pemerintahan Lampung utara wakil bupati Sri Widodo harus bertanggung jawab sesuai dengan tupoksinya mengawal pemerintahan Lampung Utara hingga berakhir masa jabatannya, bukan hilang hilangan yang tentu akan memperkeruh lagi Suasana di Lampung Utara.(ivan)