Lampung Utara -- (Journallampung.com) Kejaksaan Negeri Lampung Utara gelar pemusnahan barang bukti di halaman kantor kejaksaan setempat, Selasa (17/07). Dalam pemusnahan tersebut dihadiri Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana beserta Forkopimda Lampung Utara dan Ketua PWI Lampung Utara Jimmy Irawan. 

Sunarwan, Kajari Lampung Utara mengatakan selaku aparatur hukum, melaksanakan esksekutor, setelah mempunyai kekuatan hukum tetap jaksa melakukan eksekusi setelah ada putusan pengadilan.

Barang bukti untuk tindak perkara narkotika sebanyak 69 perkara, seperti ganja, ekstasi.
Rincian barang bukti yang dimusnahkan, 114,5322 gram sabu, ganja sekitar 928 gram dan 22 bungkus dan 3 paket serta setengah linting ganja, inek sebanyak 9,201 gram dan 15 butir.

Pidana umum sebanyak 10 perkara. Pencurian 19 perkara, terdiri dari tindak pidana pencurian disertai pemberatan, pencurian disertai kekerasan, serta pencurian. Dengan 6 bilah pisau, serta 1 badik, satu pucuk senpi rakitan. 

Melihat perkara yang ditangani oleh aparat hukum setempat, dua tahun terakhir terjadi penurunan, khususnya tindak pidana pencurian disertai kekerasan. 

Perkara begal, turun di Lampung Utara. Hal ini turun drastis dari tahun ke tahun. Ini berkat kerjasama semua pihak, dalam upaya memberantas tindak kejahatan khususnya begal. 

Dia menerangkan sekitar setahun terakhir, tindak perkara kesusilaan jumlahnya setiap bulan pasti terjadi di wilayah hukum Lampung Utara, seperti perkosaan, pencabulan. 

Pemusnahan ini dilakukan penting bagi kita, menciptakan keterbukaan dalam menegakkan hukum.

Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara mengatakan kegiatan ini dalam rangka menghilangkan prasangka, atas dugaan hilangnya barang bukti. Hari ini dapat dilihat adanya pemusnahan barang bukti, yang ada keputusan pengadilan. 

Kerjasama dari aparat penegak hukum di kabupaten Lampung Utara. Angka kejahatan turun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Hal ini di harapkan dapat menarik investor, karena Lampung Utara kian hari kian aman. Kemudian, harmonis hubungan antara instansi, sehingga keamanan dapat tercipta di Lampung Utara.

Harus ada kerjasama, memberikan edukasi, bagi anak-anak disekolah, diharapkan dapat mencegah kejahatan khususnya tindak pencabulan. (IVAN