Foto ist
Bandarlampung- Anggota DPD RI Dapil Lampung, Andi Surya reses.
Ia bersama jajaran berkunjung ke PT. Bukit Asam (PT. BA) diterima secara langsung oleh GM PT. BA, Hadis Surya dan jajarannya.

Dalam pertemuan yang saling memberi masukan tersebut, dipaparkan oleh GM PT. BA rencana PT. BA untuk melakukan ekspansi produk batubara hingga mencapai produksi 50 juta ton dari yang selama ini hanya berkisar 20 juta ton/tahun.

Andi mengaku sangat mendukung upaya PT. BA untuk melakukan ekspansi karena  untuk keuntungan perusahaan sekaligus akan memberi nilai tambah kepada APBN, namun lanjut Andi, yang perlu dipikirkan ekspansi ini dengan menggunakan KA Babaranjang yang melintasi kota Bandarlampung akan menyebabkan frekuensi lintas bertambah.

"Hal ini akan memicu protes warga Bandarlampung," apar Andi Surya yang didampingi stafnya Tengku Amanda dan Ubaidillah, Selasa 7 Agustus.

GM PT. BA, Hadis Surya berujar, pihaknya setuju jika PT. BA memberi syarat kepada PT. KAI jika ekspansi bisa dilaksanakan.

"Harus dengan cara rel KA Babaranjang tidak melintasi Kota Bandarlampung dan harus pula dengan rel ganda," ucapnya.

PT. BA lanjut juta, memberi opsi kepada PT. KAI jika tidak memiliki anggaran yang cukup, PT. BA bersedia menggelontor dana pinjaman untuk membangun shotcut rel KA dari Natar ke Tarahan termasuk pembiayaan doubletrack.

"Ini langkah yang baik dari PT. BA dan patut diapresiasi. Oleh karenanya saya menyarankan agar PT. KAI menyambut peluang ini agar ekspansi ini bisa meningkatkan kinerja usaha PT. KAI maupun PT. BA sekaligus mengeliminir permasalahan KA Babaranjang yang telah sekian lama menghantui Kota Bandarlampung," timpal  Andi Surya.