Bandarlampung Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-73  merupakan momen yang tepat dalam memupuk semangat gotong-royong untuk membangun negeri serta lebih memperkokoh persatuan dalam perbedaan.
Wakil Ketua Bidang Organisasi Partai PDI Perjuangan Lampung, Bambang Suryadi berpendapat, selain sebagai momentum penyemangat bangsa juga sebagai pengingat bahwa kemerdekaan yang di Proklamirkan Soekarno-Hatta 73 tahun lalu sebagai  wujud dari kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam mencapai cita-cita bebas dari penjajahan.

"Bung Karno berpesan, bahwa NKRI ini bukan milik suatu golongan, Agama, Suku dan adat istiadat. Tapi milik kita semua dari sabang sampai merauke," kata Sekretaris Komisi I DPRD Lmapung yang akbar di sapa Basur.

Masih sambung Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Lampung yang juga mencalonkan diri maju ke DPR RI dapil Lampung II ini mengatakan, kita sebagai generasi penerus yang menikmati kemerdekaan, punya tanggung jawab untuk bekerja keras dan bekarya membangun negeri.

"Perayaan kemerdekaan jangan hanya sebagai seremonial belaka. Namun harus kita jadikan sebagai semangat untuk pembangunan negri ini, sebagai mana selogan HUT RI Ke 73 ini. Kerja Kita Prestasi Bangsa," tegas Basur.

Untuk itu calon DPR RI ini mengajak seluruh elemen masyarakat bergandeng tangan membantu program presiden Jokowi dengan membangun negeri mulai dari desa, tanpa memandang latar belakang maupun warna.

"Setiap anak bangsa ini memiliki peran dalam pembangunan. Besar kecilnya tergantung dari profesi yang dijalani," kata dia.

Menghadapi tahun politik 2019 mendatang, Basur sapaan akrab dia meminta, masyarakat jangan sampai terkotak-kotak, yang berujung perpecahan bangsa karena beda pandangan politik dan pilihan.

"Melalui HUT Kemerdekaan RI Ke 73 ini, saya mengajak semua untuk kembali merekatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa di bawah rumah besar pancasila. Bangsa kita tidak maju jika masyarakatnya terpecah, tidak kompak dan rapuh. Kita bisa menjadi bangsa yang kuat jika bersatu bahu membahu membangun negeri," ujar dia.