Foto Warta9.com
Merasa tidak ditanggapi, ratusan pengemudi online kembali menggelar unjuk rasa di depan Kantor Go-jek Jalan MH Tamrhin, Bandarlampung, Selasa (14/8/2018).

Kedatangan seluruh pengemudi online yang ada di Lampung tersebut dengan tujuan untuk mempertanyakan jawaban atas tuntutan mereka pada aksi beberapa hari lalu. “Kami kembali datang untuk mempertanyakan jawaban atas tuntutan kami beberapa hari lalu,” teriak salah satu aksi, Irwan di lokasi, Selasa (14/8).

“Ini tidak konsisten, strip dinaikan tapi justru insentif kami diturunkan. Dan itu membuat kami merasa keberatan,” teriak salah satu kordinator aksi, Kamis (9/8).

Dalam aksi tersebut, jika mereka belum mendapatkan jawaban atau tidak dipenuhi tuntutannya, rencana mereka akan menyegel Kantor Go-jek tersebut. Penyegelan itu bentuk kekecewaan atas pihak Go-jek dan mereka meminta Aplikator Go- jek hengkang dari Lampung. “Kami minta kembali dari awal insentif menjadi Rp300 ribu dan trip menjadi 12 trip. Jika tidak dikabulkan maka kami semua akan menyegel kantor ini,” tegasnya.

Sebelumnya, ratusan pengemudi online yang terdiri dari 70 komunitas menggelar unjuk rasa di depan Kantor Go-jek Jalan MH Tamrhin, Bandarlampung, Kamis (9/8) lalu.


Kedatangan seluruh pengemudi online yang ada di Lampung, dengan tuntutan untuk menaikan insentif serta menurunkan trip (poin) yang semula dianggap tidak konsisten.

WARTA9