KOTA

HUKUM

PESISIR

Recent Posts

Hasil Sidang Dewan Etik, Rakata Institute Tidak Kredibel

June 23, 2018 Add Comment



Bandar Lampung-Dewan Etik Lembaga Survey KPU Lampung memutuskan Lembaga Survey Rakata Institute tidak kredibel pada sidang terakhirnya di Kantor KPU Lampung, Senin (14/5).
Terlapor, tidak pernah hadir setiap ingin dikonfirmasi terkait fakta-fakta di lapangan seperti metodologi dan sumber dana," ujar Robi Cahyadi, anggota Dewan Etik,  membacakan putusan.

Pelapor, Hermawan dari Jaringan Aspirasi Pemuda Republik Indonesia (JAPRI), hadir pada sidang yang dimulai pada pukul 11.00 WIB. 

JAPRI melaporkannya ke KPU Lampung karena menganggap hasil survey Rakata Institute penggiringan opini publik untuk menguntungkan salah satu calon gubernur.

Kasus ini merupakan sebuah pembelajaran bagi masyarakat Lampung dan bagi lembaga survey agar objektif agar provinsi ini mendapatkan pemimpin yang benar-bener pilihan rakyat, kata Hermawan

Hak Pilih Warga Metro Dibeli Dengan Sarung

June 07, 2018 Add Comment


Metro-Bagi-bagi sarung dan kerudung Pasangan calon (Paslon) nomor tiga terus intensif dilakukan,bahkan selain logistik kampanye bingkisan lebaran yang berisi uang pecahan Rp.100 ribu juga tengah disiapkan oleh tim Arinal-Nunik.

Logisktik dan uang yang rencananya akan dibagikan menjelang hari raya itu di akui salah satu koordinator  Kelurahan Rejomulyo ,Metro Selatan merupakan sumbangan dari PT.Sugar Grup Companies (SGC) dan pembagiannya satu hari sebelum Idul Fitri.



“ Setahu saya memang dari Nyonya Lee Mas, selain sarung ada kerudung juga bingkisan lebaran serta uang Rp 100 ribu dan paling telat satu hari sebekum hari aray harus dibagikan, perintahnya seperti itu,”ungkap Heri sast ditemui dikediamannya,Kamis (6/7).

Orang dekat Walikota Metro ini menambahkan, selain pembagian menjelang Hari Raya, pihaknya juga akan membagikan sarung dan uang menjelang pencoblosan pada 27 Juni mendatang.
“ Yah ada juga nanti Mas, pas mau coblosan bagi sarung sama kerudung juga uang Mas.Saya juga bingung kok ya sebanyak itu sarungnya,”ujarnya.



Disinggung mengenai kompensasi warga yang telah diberikan sarung serta uang, Heri menegaskan logistik itu tidak gratis diberikan begitu saja namun, warga yang menerima harus memilih paslon Arinal-Nunik saat pencoblosan, jika tidak ada konsekuensi yang akan diterima.


“ Ya ndak gratis Mas, harus coblos Pak Arinal lah, kalau ketahuan ndak nyoblos Uang serta sarung atau kerudung akanj kita tarik kembali, kan kita ada datanya warga mana saja yang kita berikan kita data,”tandasnya.